Rabu, 28 September 2011

MENGANALISA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PEDAGANG ROKOK

Sebelum kita masuk ke dalam topik pembicaraan tentang "Transaksi Akuntansi Pedagang Rokok" kita harus tahu terlebih dahulu apa itu Sistem Informasi Akuntansi..


Sistem Informasi Akuntansi.Sistem informasi pada dasarnya adalah sekelompok unsur, yang, saling terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memproses data transaksi yang di butuhkan yang berfungsi bersama untuk mencapai suatu tujuan. Demikian pula dengan SIA, merupakan gabungan dari tiga unsur kata yaitu sistem, informasi dan akuntansi, masing-masing kata yang tergabung dalam pengertian system, informasi, akuntansi tersebut memiliki maknanya sendiri, sebagaimana yang akan duniabaca.com uraikan sebagai berikut ini :

a. Sistem
Menurut Baridwan (2001:1) sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Sedangkan menurut Mulyadi (2001:5) sistem merupakan suatu organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Sedangkan menurut Widjajanto (2001:1) sistem adalah sesuatu yang memiliki bagian-bagian yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu melalui tiga tahap yaitu input, proses dan output. Sedangkan menurut Hall (2007:6) sistem adalah kelompok dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang saling berhubungan yang berfungsi dengan tujuan yang sama.
Dari beberapa pendapat tersebut diatas, maka dapat diikhtisarkan bahwa pada dasarnya sistem terdiri dari tiga unsur, yaitu : masukan ( input), proses (procces) merupakan suatu aktivitas yang dapat mentransformasikan input menjadi output. Sedangkan output berarti yang menjadi tujuan, sasaran, atau target pengorganisasian suatu sistem.

b. Informasi

Informasi merupakan komoditas yang sangat penting bagi perusahaan, karena dengan adanya informasi akan membantu dalam operasi dan pengambilan keputusan sehari-hari. Untuk memberikan gambaran yang jelas tentang istilah data dan informasi dalam hubungannya dengan proses penyediaan informasi, berikut ini diberikan pengertian untuk masing-masing istilah tersebut. Data dapat diartikan sebagai fakta atau jumlah yang merupakan masukan (input) bagi suatu sistem informasi. Biasanya data ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan oleh manajemen. Menurut Bodnar dan Hopwood (2000:1) informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.
Dengan adanya sistem yang baik diharapkan dapat menghasilkan suatu informasi yang berkualitas tinggi. Informasi yang baik tersebut mempunyai kriteria sebagai berikut, relevan, akurat, tepat waktu, ringkas, jelas, dapat diukur, dan konsisten. Untuk lebih jelasnya masing-masing kriteria akan dijelaskan sebagai berikut :


1.Relevan

Informasi yang relevan berkaitan dengan sejauh mana informasi tersebut dapat membuat perbedaan untuk Alternatif pengambilan keputusan.

2.Akurat

Keakuratan informasi berkaitan dengan ketepatan dan keandalan informasi tersebut sehingga informasi yang akurat, berarti bebas dari kesalahan dan tidak menyesatkan bagi pemakaiinformasi.

3.Tepat waktu

Ketepatan waktu sebuah informasi sangat penting, karna informasi tersebut harus tersedia pada saat dibutuhkan karma berhubungan dengan pengambilan keputusan atau kebijakan.

4.Ringkas

Keringkasan sebuah informasi berarti informasi tersebut sudah digolongkan dan disajikan dalam format yang tidak terlalu detail sehingga tidak membingungkan para pemakai informasi.

5.Jelas

Informasi yang jelas menunjukan tingkat kemampuan informasi tersebut sudah digolongkan dan disajikan dalam format yang tidak terlau detail.

6.Konsisten

Sebuah informasi berhubungan dengan kemampuan untuk dapat di bandingkan dengan informasi sejenis dari fungsi yang berbeda atau informasi yang sejenis dengan waktu yang berbeda.
Jadi sesuai dengan pengertian diatas bahwa informasi merupakan keluaran (output) dari suatu proses pengolahan data. Informasi ini biasanya telah tersusun dengan baik dan mempunyai arti bagi penerimanya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan oleh manajemen.

c. Akuntansi
Proses akutansi dimaksudkan untuk menghasilkan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Perusahaan harus mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan, kemudian perusahaan harus mengetahui kebutuhan informasi mereka dan rancangan sistem akuntansinya guna pemenuhan kebutuhan informasi tersebut. Akhirnya sistem akutansi mencatat data ekonomi mengenai kegiatan perusahaan dan hal-hal yang terjadi pada perusahaan, yang hasilnya dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sesuai kebutuhan informasi mereka.
Akuntansi pada hakikatnya merupakan suatu proses yang dapat menghasilkan informasi yang digunakan manajer untuk menjalankan operasi perusahaan. Melalui akuntansi pulalah informasi perusahaan dapat dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Misalnya laporan akutansi yang mengiktisarkan profitabilitas produk baru sehingga dapat membantu manajemen untuk memutuskan apakah akan melanjutkan penawaran produk tersebut ke pasar. Demikian pula, para analisis keuangan menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah akan merekomendasikan penawaran investasi perusahaan tersebut. Begitu juga bank menggunakan laporan akuntansi dalam memutuskan jumlah kredit yang akan dicairkan kepada perusahaan. Bagi pemasok laporan akuntansi digunakan untuk memutuskan apakah akan memenuhi kebutuhan bahan baku atau barang jadi kepada perusahaan.
Menurut Soemarso (2004:3) menyatakan akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut. Sedangkan menurut Warren dkk (2005:10) menjelaskan bahwa, secara umum akuntansi adalah sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai ekonomi dan kondisi perusahaan. Hal yang sama disampaikan Honggren dkk (2004:3) yang menyatakan bahwa akuntansi adalah suatu sistem yang mengukur aktivitas-aktivitas bisnis, memproses informasi tersebut kedalam bentuk laporan, dan mengkomunikasikannya kepada para pengambil keputusan
Jadi, akuntansi itu merupakan suatu proses yang dimulai dari transaksi, pencatatan, pengikhtisaran, dan laporan akuntansi. Dengan demikian informasi yang dihasilkan berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan mengenai perusahaan yang bersangkutan.
Berdasarkan uraian sistem, informasi, dan akuntansi diatas maka dapat diketahui lebih jelas tentang SIA. Bodnar dan Hopwood (2001:1) mengemukakan bahwa sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi, informasi ini dikomunikasikan kepada bagian beragam pengambil keputusan. Sedangkan Baridwan (2004:4) menyatakan bahwa sistem informasi akuntansi adalah suatu koponen yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan pihak-pihak luar (seperti inspektorat pajak, investor, dan kreditor) pihak-pihak dalam (terutama manajemen).
Dari beberapa definisi yang diberikan diatas dapat di jelaskan bahwa Sistem Informasi Akuntasi mengolah data. Data yang diolah sistem informasi akuntansi adalah data yang bersifat keuangan. Sistem informasi akuntansi hanya terbatas pada pengolahan data yang bersifat keungan saja, sehingga informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi perusahaan hanya informasi keuangan saja.

Ok bila sudah membacanya pasti anda akan mengerti,Langsung saja kita masuk ketopik yang akan kita bicarakan yaitu tentang Bagaimana cara transaksi akuntansi pada warung rokok . .

Kebetulan saya mempunyai teman yang kuliah di sebuah Universitas yang mengambil jurusan management pemasaran,nah teman saya ini mempunyai sebuah warung rokok,ya tidak terlalu besar sih..
Singkat saja.Kemudian saya mulai bertanya tentang bagaimana sih cara kamu melakukan sistem transaksi akuntansi kepada pembeli atau bila kamu membeli kepada sebuah agen..??
kemudian teman saya pun menjawab dengan santai,
Awal mulanya saya membuka warung ini setelah saya mempunyai modal,lalu saya mencari tempat yang setrategis yang dimana banyak orang-orang yang membutuhkan rokok dan lain-lain, setelah itu saya mencari sebuah agen-agen yang harganya sangat cocok. Supaya harga rokok tersebut saya jual tidak terlalu mahal,dan saya mendapatkan ke untungan. Kemudian setelah semuanya saya memperhitungkan harga jual dan ke untungan yang saya dapatkan, setelah semuanya selesai baru saya membuka warung ini sudah sampai 3 Tahun saya membuka warung ini, keuntungan yang didapat tidak tentu.

Kemudian saya juga bertanya kepada teman saya,bagaimana kamu mengolah keuangan dari hasil penjualan dan dalam bentuk apa ??
"Teman saya pun menjawab" kalau cara mengolah keuangan,saya selalu memisahkan uang keuntungan dan memutarkan kembali duit modal untuk berjualan.
setiap minggunya saya selalu membuat catatan atau pembukuan apa-apa saja yang habis dari barang-barang dagangan saya ini dan saya juga selalu mencatat tiap minggunya keutungan yang saya peroleh. Keuntungan yang saya dapatkan tidak tentu,saya bisa mendapat keuntungan kurang lebih 150 ribu, terkadang bisa kurang dari itu dan bisa juga lebih..

Berikut sekilas daftar harga Rokok yang di jual di Warung nya :
1. Rokok Filter : Rp. 10.000/bungkus. - Rp. 1.000/batang.
2. Rokok Djarum Super : Rp. 10.000/bungkus. - Rp. 1.000/batang.
3. Rokok Sampoerna Mild : Rp. 11.500/bungkus. - Rp. 1.000/batang.
4. Rokok Marllboro : Rp. 12.000/bungkus.
5. Rokok Dji Sam Soe : Rp. 13.000/bungkus. - Rp. 1.000/batang.
6. dsb..

Dan adapun transaksi yang dilakukan oleh pedagang tersebut adalah sebagai berikut :
• Transaksi pembelian sebuah barang kepada sebuah Agen besar.
• Transaksi terhadap pembeli.
• Transaksi untuk menyewa sebuah tempat untuk berjualan kepada masyarakat sekitar.

Kemudian saya juga membuat sebuah alur Flowchart,dengan tujuan agar mempermudah pembaca dalam menganalisa.Berikut adalah Flowchart :